Ketika hujan berderai, seberapa ikhlas aku menanti pelangi

Dan ketika waktu itu datang, ku yakin pelangi tak abadi karena Sang kekal hanya satu tak ada yang lain.

Ku berharap guratan PenaNya menggurat hatiku agar akhir yang Dia siapkan untukku secerah pelangi, sesejuk hujan, dan bersinar laksana mentari.

Duhai Zat yang tak berbatas arah, ruang dan waktu jadikan hati ini tak ada rongga lagi untuk angkara, angkuh, dan tipuan keimanan yang membutakan.

Dan dari indahnya Pelangi yang tak abadi………….