Kabut membalut awan

Sehingga putih meredup abu

Ketika sajadah lusuh membentang

Kuredupkan nafsu, walau warnanya gemerlap menantang.

Hatiku menyatu ketika takbir, namun terkadang berlari dalam sujud.

Sehingga warna putih itu meredup dan perlahan membias abu abu

Ya Robbi, ayatMu bertebaran, aku ada diantaranya, diantara manusia yang sempurna atau seekor lalat yang hinggap di kotoran.

Ya Robbi, kuatkan hatiku untuk menjauh dari ketinggian yang merendahkan, dari kaya yang memiskinkan, dari sempat yang menyempitkan, dari sehat yang menyakitkan.

Ya Robbi kuatkan untuk berjalan dalam roda ikhlas agar kebenaran tercerna walau dia berbalut noda. Agar hati ini juga tau akan kesalahan walau dia datang menjemputku dengan hamparan kain putih. Jadikan hati ini, hati yang tau putih tidak akan menjadi abu abu.

Di penghujung doa aku bertanya, Beranikah menyampaikan kebenaran atau takutkah menerimanya?

Ketika takut menyampaikan maka beranilah dengan doa, Ketika takut menerimanya maka bersiaplah untuk terjerembab dalam kebenaran kebenaran Palsu laksana racun berbungkus madu…………….