Malam tidak akaGambarn lama berganti pagi.

Dan Pagipun tiada yang abadi.

Aku ada dalam putaran dengan terdiam ataupun mengalir.

Aku ada di dalamnya. dalam hening ataupun gempita.

Ketika kurebahkan tubuhku berselimut malam, kupejamkan mataku bercumbu mimpi aku ada diantara hidup dan mati.

Ketika kulangkahkan kakiku dengan berjalan ataupun berlari aku ada diantara hidup dan mati.

Ketika kubersenandung syair cinta atau kulantunkan kalimat doa, aku juga ada diantara hidup dan mati.

Ketika kuhadapkan pandanganku ke hamparan sajadah dalam lindungan air suci akupun tetap ada diantara hidup dan mati.

Tak pantas untuk kukenakan jubah kesombongan, selendang angkuh berbalut sutra jika untuk esok saja aku tak tahu apa apa.

Duhai makhluk yang terkadang menutup hatiku nasibmu sama dengan nasibku walau takdirmu jelas untuk menjerumuskan aku.

Jangan kau ganggu malamku agar Tuhanku mudahkan langkahku esok untuk berjalan lalu menepi dan berjalan lagi………………………………………………………….