Kan kubiarkan jika engkau berlalu dengan lambat duhai malam. Agar kau temani kerinduanku, keheninganku, untuk coba santunkan hatiku agar teriknya esok hari dapat kulalui dengan anggun. Biar ku tundukkan kepalaku agar kebusukan hati yang penuh nanah ini terobati dengan siraman wudhu, sehingga balutan sajadah ini makin erat menutupi urat dan auratku. Hai malam tolong kuncikan pintu itu untukku dan duduklah engkau disampingku, berceritalah tentang bagaimana caramu  taat datang tepat waktu, amat patuh pada tugasmu. Bukankah engkau makhluk yang seharusnya lebih rendah dari aku yang sempurna. Kau datang untuk selimuti aku kala aku ingin terlelap dan kau juga berjaga disaat aku terjaga untuk berdoa. Kau berjuta manfaat, kau hadirkan embun penghilang dahaga. Kau rela menjadi gelap untuk aku yang coba berjuang mencari jalan yang terang. Kau arahkan aku kepadaNya, dengan amat santun dan lembut  tanpa kau harapkan aku untuk menghargaimu. Namun duhai malam biarkan siang yang terik datang kepadaku agar bisa kuceritakan amat santunnya engkau, kan kubuat dia cemburu agar mudah kulalui teriknya. Ya Ilahi, tuntun langkahku yang perlahan ini hingga kuat aku untuk berlari., Ya Robbi mudahkan aku dalam siang dan malamMu…………………….Bismillahirrohmanirrohiim..