Ketika terkurung dalam ruang nista, tetap dapat terlihat hamparan putih walau jauh namun tajam bersinar, terlihat nian tajam warna, sejuk dimata semilirnya perlahan sejukkan dada walau hitam lembaran kain yang dikenakan namun dapat dirasakan putih itu lebih berarti, Ketika lembaran putih itu telah dikenakan dan jelas telah menutup hampir tiap jengkal raga yang tadinya nista dan penuh dosa, disaat itu pula semua warna lain terlihat hitam tidak ada jingga, tidak ada abu abu ya semua terlihat hitam, kelam, semua selain aku hitam, semua selain aku kelam, ya ternyata kain putih bertahtakan kesombongan yang melekat ini yang dapat menjerumuskan dalam kenistaan yang sesungguhnya. Ya Robb jauhkan dari kesombongan iman. Jauhkan dari rasa sempurna yang didapat dari ketidak sempurnaan orang lain.Amiin