Carilah maka kau akan ditemukan, dalam senangmu, ingatmu, ada mu, sampai tiba waktunya tak sanggup lagi kau mencari disaat kau akan menemukan, dengan apa, hanya dengan bersembunyi, lalu diam agar benar terlihat wajar,.MalamMu datang lagi, gelap ini kembali berselimut angin, halus perlahan mendesir amat sangat lembut, rasanya tiada makhluk yang selembut malamMu. Kutunggu dia di depan pintu, kutunggu dia untuk duduk bersimpuh denganku, kutunggu dengan gelapnya, dengan anginnya yang lembut untuk dampingi aku bercerita tentang apa yang dilaluinya hari ini. Untuk mengerti bahwa Tuhanku amat sangat santun menyelimuti malam, aku letakkan kedua kaki bersimpuh, kan kubiarkan hati ini menjadi sunyi, agar aku sadar dengan tangisku. Sebelum tangisan itu tidak ada artinya lagi. Astaghfirulloh al adziim….